Training of Trainers & Workshop Fintech Syariah
Pada tanggal 13 hingga 17 April 2026, dosen di lingkungan Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital melaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) dan Workshop Fintech Syariah yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Ekosistem Syariah: Mencetak talenta digital yang kompetitif dan berdaya saing”, yang menegaskan pentingnya peran akademisi dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di era digital.
Partisipasi dalam kegiatan ini diwakili oleh Denia Maulani, S.E., M.M. dan Nora Azmia, S.E., M.M. sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas dosen, khususnya dalam memahami perkembangan terkini industri fintech syariah serta mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajar melalui penguatan wawasan industri, sehingga dosen mampu mentransfer pengetahuan fintech syariah yang relevan dan aplikatif kepada mahasiswa. Selain itu, program ini juga mendorong adanya standardisasi kompetensi guna menyelaraskan pemahaman antara dunia akademik dengan kebutuhan industri keuangan digital yang terus berkembang.
Workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Ronald Yusuf Wijaya selaku Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia, Ludy Arlianto selaku Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital pada Otoritas Jasa Keuangan, Muhammad Quraisy selaku Asisten Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah pada Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Mahaning Riyana selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Syariah Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, program ini dilengkapi dengan sistem evaluasi yang komprehensif untuk menjamin kualitas pembelajaran. Setiap sesi diawali dengan pre-test guna mengukur pemahaman awal peserta, serta diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi tingkat pemahaman dan kesiapan peserta dalam mengimplementasikan materi yang telah diperoleh.
Selain itu, peserta juga memperoleh pemaparan terkait perkembangan regulasi, inovasi, serta praktik terbaik dalam industri fintech syariah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat peran dosen dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara dunia pendidikan dan industri fintech syariah, sehingga mampu mencetak talenta digital yang kompetitif, berdaya saing, dan berkontribusi dalam akselerasi ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Form Komentar