FEB UIKA Bogor Sukses Gelar Ebicon 5
Bogor, 16 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama DIGCITY Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sukses menyelenggarakan seminar internasional bertajuk 5th Economic Business Conference (EBICON 5) pada tanggal 16 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Inovasi Digital dan Ekonomi Kreatif sekaligus menjadi pembuka seluruh agenda DIGCITY tahun 2026. Pada penyelenggaraan kali ini, EBICON mengusung tema “Building Resilient Businesses in The Age of Disruption”, yang relevan dengan dinamika perubahan global dan tantangan dunia usaha di era digital.
Kegiatan diawali dengan sesi Opening Speech yang disampaikan oleh Ketua Pengurus YPIKA yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Pengurus YPIKA, Dr. Mohamad Mova Al’Afghani, S.H., LL.M.Eur., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendorong inovasi, kolaborasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Maemunah Sa’diyah, M.Ag. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seminar internasional seperti EBICON menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring akademik internasional serta meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian di era digital.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIKA Bogor, Prof. Hj. Immas Nurhayati, S.E., M.S.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya EBICON 2026 serta berharap kegiatan ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan dan praktik bisnis yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
EBICON 2026 menghadirkan lima pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri, yaitu Prof. Jun Kumamoto, Ph.D (Faculty of Business Administration, Toyo Gakuen University, Jepang), Jau-Rong Chen, Ph.D (International Master of Business Administration, Ming Chi University of Technology, Taiwan), Prof. Dr. Felina C. Young (Chancellor and SVP for Academic Affairs, Philippine Women’s University, Filipina), Prof. Dr. Cordelia Mason (Management and Entrepreneurship Section, University Kuala Lumpur, Malaysia), serta Asti Marlina, S.E., M.M.S.I., D.B.A. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia).
Kegiatan ini juga menghadirkan Cecep Rukendi, S.Sos., M.B.A. selaku Deputy for Media Creativity Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai keynote speaker, dengan moderator Vivi Oktaviani Wulandari, S.E., M.B.A. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor). Seminar ini turut dihadiri oleh jajaran Rektorat Universitas Ibn Khaldun Bogor, Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis, para dosen, serta ratusan peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai institusi.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, para pembicara menyampaikan pandangan mendalam mengenai strategi membangun ketahanan bisnis di tengah disrupsi teknologi, pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan daya saing, serta inovasi berbasis ekonomi kreatif sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, dibahas pula peran kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem bisnis yang adaptif dan responsif terhadap perubahan global.
Hanif Zaidan Sinaga, S.E., M.M.S.I., CDMS., CCC., selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa seminar internasional ini bertujuan untuk memberikan wawasan komprehensif kepada peserta terkait pentingnya kesiapan menghadapi perubahan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Sementara itu, Hirsyal Saputra selaku Ketua Umum DIGCITY FEB Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA) menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa dan seluruh peserta untuk memperluas wawasan global, membangun jejaring internasional, serta meningkatkan kompetensi di bidang ekonomi dan bisnis digital. Ia juga berharap kegiatan ini mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan 5th EBICON 2026, diharapkan berbagai gagasan, ide, dan hasil diskusi yang dihasilkan dapat menjadi referensi strategis bagi akademisi, praktisi, maupun pengambil kebijakan dalam merumuskan langkah-langkah inovatif guna menciptakan bisnis yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran Universitas Ibn Khaldun Bogor sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang ekonomi dan bisnis, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Form Komentar